Kodim Gianyar Wujudkan Program Strategis Pemerintah, Jembatan Garuda Terus Dikebut

 

Gianyar – Blahbatuh, Rabu (10/6/2026) Komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV yang dikerjakan oleh Kodim 1616/Gianyar di wilayah Banjar Desa Adat Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

 

Jembatan yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 3 meter tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui TNI AD yang bertujuan membuka dan memperkuat akses penghubung antara Desa Adat Saba dengan wilayah Adat Adegan, sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi warga, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

 

Memasuki tahap pelaksanaan saat ini, progres pembangunan telah mencapai 45 persen. Berbagai pekerjaan konstruksi terus dikebut oleh personel Kodim 1616/Gianyar yang bekerja bersama personel Yon TP 928/BSY serta tenaga tukang, dengan tetap mengutamakan kualitas dan ketepatan pengerjaan.

 

Adapun pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pemasangan bugesting tiang kolom sisi barat serta pengecoran tiang kolom sisi barat sebagai bagian penting dari struktur utama jembatan. Tahapan tersebut menjadi fondasi dalam memperkuat konstruksi sebelum memasuki proses pemasangan rangka baja dan pekerjaan lanjutan lainnya.

 

Untuk mendukung percepatan pembangunan, berbagai material konstruksi telah tersedia di lokasi, di antaranya pasir, batu, koral, semen, besi ulir, besi WF, kayu usuk, triplek, bendrat, serta perlengkapan pendukung lainnya yang disiapkan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.

 

Sementara itu, pada tahap pekerjaan berikutnya direncanakan pelaksanaan pemasangan besi WF sebagai rangka utama jembatan, penyiapan besi untuk dudukan balok gantung, serta pembongkaran bugesting setelah struktur beton mencapai tingkat kekuatan yang ditentukan.

 

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan akses masyarakat yang selama ini terbatas, sekaligus menjadi sarana pendukung pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat setempat. Kehadiran infrastruktur tersebut nantinya akan mempermudah aktivitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian maupun usaha masyarakat, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

 

Melalui program pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan ini, Kodim 1616/Gianyar terus menunjukkan peran aktif TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan wilayah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Kodim Gianyar Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Wujudkan Akses dan Kesejahteraan Warga

 

Gianyar – Blahbatuh, Rabu (10/6/2026) Komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV yang dikerjakan oleh Kodim 1616/Gianyar di wilayah Banjar Desa Adat Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

 

Jembatan yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 3 meter tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui TNI AD yang bertujuan membuka dan memperkuat akses penghubung antara Desa Adat Saba dengan wilayah Adat Adegan, sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi warga, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

 

Memasuki tahap pelaksanaan saat ini, progres pembangunan telah mencapai 45 persen. Berbagai pekerjaan konstruksi terus dikebut oleh personel Kodim 1616/Gianyar yang bekerja bersama personel Yon TP 928/BSY serta tenaga tukang, dengan tetap mengutamakan kualitas dan ketepatan pengerjaan.

 

Adapun pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pemasangan bugesting tiang kolom sisi barat serta pengecoran tiang kolom sisi barat sebagai bagian penting dari struktur utama jembatan. Tahapan tersebut menjadi fondasi dalam memperkuat konstruksi sebelum memasuki proses pemasangan rangka baja dan pekerjaan lanjutan lainnya.

 

Untuk mendukung percepatan pembangunan, berbagai material konstruksi telah tersedia di lokasi, di antaranya pasir, batu, koral, semen, besi ulir, besi WF, kayu usuk, triplek, bendrat, serta perlengkapan pendukung lainnya yang disiapkan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.

 

Sementara itu, pada tahap pekerjaan berikutnya direncanakan pelaksanaan pemasangan besi WF sebagai rangka utama jembatan, penyiapan besi untuk dudukan balok gantung, serta pembongkaran bugesting setelah struktur beton mencapai tingkat kekuatan yang ditentukan.

 

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan akses masyarakat yang selama ini terbatas, sekaligus menjadi sarana pendukung pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat setempat. Kehadiran infrastruktur tersebut nantinya akan mempermudah aktivitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian maupun usaha masyarakat, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

 

Melalui program pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan ini, Kodim 1616/Gianyar terus menunjukkan peran aktif TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan wilayah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Kodim Gianyar Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Wujudkan Akses dan Kesejahteraan Warga

 

Gianyar – Blahbatuh, Rabu (10/6/2026) Komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV yang dikerjakan oleh Kodim 1616/Gianyar di wilayah Banjar Desa Adat Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Jembatan yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 3 meter tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui TNI AD yang bertujuan membuka dan memperkuat akses penghubung antara Desa Adat Saba dengan wilayah Adat Adegan, sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi warga, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Memasuki tahap pelaksanaan saat ini, progres pembangunan telah mencapai 45 persen. Berbagai pekerjaan konstruksi terus dikebut oleh personel Kodim 1616/Gianyar yang bekerja bersama personel Yon TP 928/BSY serta tenaga tukang, dengan tetap mengutamakan kualitas dan ketepatan pengerjaan.

Adapun pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pemasangan bugesting tiang kolom sisi barat serta pengecoran tiang kolom sisi barat sebagai bagian penting dari struktur utama jembatan. Tahapan tersebut menjadi fondasi dalam memperkuat konstruksi sebelum memasuki proses pemasangan rangka baja dan pekerjaan lanjutan lainnya.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, berbagai material konstruksi telah tersedia di lokasi, di antaranya pasir, batu, koral, semen, besi ulir, besi WF, kayu usuk, triplek, bendrat, serta perlengkapan pendukung lainnya yang disiapkan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.

Sementara itu, pada tahap pekerjaan berikutnya direncanakan pelaksanaan pemasangan besi WF sebagai rangka utama jembatan, penyiapan besi untuk dudukan balok gantung, serta pembongkaran bugesting setelah struktur beton mencapai tingkat kekuatan yang ditentukan.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan akses masyarakat yang selama ini terbatas, sekaligus menjadi sarana pendukung pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat setempat. Kehadiran infrastruktur tersebut nantinya akan mempermudah aktivitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian maupun usaha masyarakat, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

Melalui program pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan ini, Kodim 1616/Gianyar terus menunjukkan peran aktif TNI dalam membantu pemerintah mempercepat hingga ke pelosok desa.

(Pendim 1616/Gianyar)

215 KK Gunakan Hak Pilih, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Pemilihan Kelian Banjar Benawah Kangin

 

Gianyar – Petak, Rabu (10/6/2026) Demokrasi yang sehat berawal dari partisipasi masyarakat yang aktif dan proses pemilihan yang berlangsung aman, tertib, serta transparan. Semangat tersebut tercermin dalam pelaksanaan pemilihan Calon Kelian Banjar Dinas Benawah Kangin yang berlangsung di Balai Banjar Benawah Kangin, Desa Petak, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar dan kondusif, Babinsa Desa Petak Koramil 1616-01/Gianyar Sertu I Wayan Sudiasta bersama Bhabinkamtibmas Desa Petak Bripka I Gusti Putu Agus Widiasa berkolaborasi dengan unsur Linmas dan Pecalang Desa Adat Benawah dalam melaksanakan pengamanan serta pendampingan kegiatan pemilihan tersebut.

Pemilihan calon Kelian Banjar Dinas Benawah Kangin diikuti oleh dua kandidat, yakni Anak Agung Gde Rai Semara Putra dan Anak Agung Gde Eka Yana Putra. Proses pemilihan dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah mufakat dengan sistem pencoblosan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Sebanyak 215 Kepala Keluarga yang memiliki hak pilih turut berpartisipasi dalam proses pemilihan. Seluruh tahapan berlangsung dengan tertib, transparan, dan penuh suasana kekeluargaan, mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menentukan pemimpin wilayahnya secara demokratis.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Anak Agung Gde Rai Semara Putra memperoleh dukungan terbanyak dengan raihan 136 suara, mengungguli kandidat lainnya. Hasil tersebut kemudian ditetapkan oleh panitia bersama warga Banjar Dinas Benawah Kangin sebagai calon Kelian Banjar Dinas Benawah Kangin berdasarkan hasil musyawarah mufakat melalui proses pencoblosan yang telah disepakati bersama.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud dukungan TNI dalam menjaga stabilitas wilayah, mengawal proses demokrasi di tingkat desa, serta memperkuat sinergi dengan aparat terkait dan komponen masyarakat. Melalui pengamanan dan pendampingan yang optimal, seluruh rangkaian pemilihan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif hingga selesai.

(Pendim 1616/Gianyar)

Danramil Sukawati Dampingi Bupati Gianyar Hadiri Karya Agung di Pura Dalem Sukaluwih

 

Gianyar – Sukawati, Rabu (10/6/2026) Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adat kembali terjalin erat dalam mendukung pelestarian nilai-nilai spiritual, budaya, dan tradisi yang menjadi warisan luhur Bali. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan persembahyangan bersama dan kunjungan Bupati Gianyar pada rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih, Mamungkah, Ngusaba Agung, Melaspas, Mepedagingan Pedudusan Agung Menawa Ratna Saha Taur Balik Sumpah Agung di Pura Dalem Sukaluwih, Banjar Dentiyis, Desa Adat Batuan, Kecamatan Sukawati.

 

Pada kesempatan tersebut, Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf Made Yudha Kencana turut menghadiri sekaligus mendampingi kunjungan Bupati Gianyar I Made Mahayastra, S.St.Par., M.AP. yang hadir bersama jajaran Forkopimda dan pejabat Pemerintah Kabupaten Gianyar.

 

Kedatangan Bupati Gianyar beserta rombongan disambut hangat oleh prajuru adat dan pengempon Pura Dalem Sukaluwih yang didampingi Perbekel Desa Batuan serta unsur Forkopimcam Sukawati. Selanjutnya, seluruh undangan mengikuti persembahyangan bersama sebagai bentuk bhakti dan rasa syukur dalam pelaksanaan rangkaian karya agung yang tengah berlangsung.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Karya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Gianyar atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada Pura Dalem Sukaluwih. Disampaikan pula bahwa pura tersebut pernah mengalami musibah kebakaran sebanyak dua kali dan pada setiap kejadian tersebut Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Bupati Gianyar hadir memberikan bantuan sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

 

Panitia juga menyampaikan bahwa puncak Karya Agung dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026 mendatang dan berharap Bupati Gianyar dapat kembali hadir untuk memberikan dukungan moril kepada seluruh pengempon yang berjumlah sekitar 300 Kepala Keluarga.

 

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan karya, Bupati Gianyar menyerahkan bantuan punia sebesar Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) yang diterima langsung oleh pengempon Karya Pura Dalem Sukaluwih Desa Adat Batuan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan upacara serta mendukung pelestarian nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Hutama, anggota DPRD Kabupaten Gianyar I Putu Febriantara, S.E., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Wayan Artawan, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I Wayan Adi Perbawa, Kapolsek Sukawati, Kepala BPKAD Anak Agung Semara, Kasatpol PP Kabupaten Gianyar I Putu Dian Yudanegara, Kabag Kesra Kabupaten Gianyar I Kadek Arnata, unsur Forkopimcam Sukawati, para Perbekel se-Kecamatan Sukawati, serta tokoh adat dan masyarakat pengempon Pura Dalem Sukaluwih.

 

Untuk mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Babinsa Desa Batuan Koramil 1616-05/Sukawati Sertu Suparman, bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuan Aiptu Ketut Darmayasa serta pecalang Desa Adat Batuan yang bersinergi mengawal jalannya kegiatan hingga berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Danramil Sukawati Bersama Forkopimda Gianyar Hadiri Persembahyangan Karya Agung Pura Dalem Sukaluwih

 

Gianyar – Sukawati, Rabu (10/6/2026) Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adat kembali terjalin erat dalam mendukung pelestarian nilai-nilai spiritual, budaya, dan tradisi yang menjadi warisan luhur Bali. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan persembahyangan bersama dan kunjungan Bupati Gianyar pada rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih, Mamungkah, Ngusaba Agung, Melaspas, Mepedagingan Pedudusan Agung Menawa Ratna Saha Taur Balik Sumpah Agung di Pura Dalem Sukaluwih, Banjar Dentiyis, Desa Adat Batuan, Kecamatan Sukawati.

 

Pada kesempatan tersebut, Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf Made Yudha Kencana turut menghadiri sekaligus mendampingi kunjungan Bupati Gianyar I Made Mahayastra, S.St.Par., M.AP. yang hadir bersama jajaran Forkopimda dan pejabat Pemerintah Kabupaten Gianyar.

 

Kedatangan Bupati Gianyar beserta rombongan disambut hangat oleh prajuru adat dan pengempon Pura Dalem Sukaluwih yang didampingi Perbekel Desa Batuan serta unsur Forkopimcam Sukawati. Selanjutnya, seluruh undangan mengikuti persembahyangan bersama sebagai bentuk bhakti dan rasa syukur dalam pelaksanaan rangkaian karya agung yang tengah berlangsung.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Karya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Gianyar atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada Pura Dalem Sukaluwih. Disampaikan pula bahwa pura tersebut pernah mengalami musibah kebakaran sebanyak dua kali dan pada setiap kejadian tersebut Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Bupati Gianyar hadir memberikan bantuan sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

 

Panitia juga menyampaikan bahwa puncak Karya Agung dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026 mendatang dan berharap Bupati Gianyar dapat kembali hadir untuk memberikan dukungan moril kepada seluruh pengempon yang berjumlah sekitar 300 Kepala Keluarga.

 

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan karya, Bupati Gianyar menyerahkan bantuan punia sebesar Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) yang diterima langsung oleh pengempon Karya Pura Dalem Sukaluwih Desa Adat Batuan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan upacara serta mendukung pelestarian nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Hutama, anggota DPRD Kabupaten Gianyar I Putu Febriantara, S.E., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Wayan Artawan, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I Wayan Adi Perbawa, Kapolsek Sukawati, Kepala BPKAD Anak Agung Semara, Kasatpol PP Kabupaten Gianyar I Putu Dian Yudanegara, Kabag Kesra Kabupaten Gianyar I Kadek Arnata, unsur Forkopimcam Sukawati, para Perbekel se-Kecamatan Sukawati, serta tokoh adat dan masyarakat pengempon Pura Dalem Sukaluwih.

 

Untuk mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Babinsa Desa Batuan Koramil 1616-05/Sukawati Sertu Suparman, bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuan Aiptu Ketut Darmayasa serta pecalang Desa Adat Batuan yang bersinergi mengawal jalannya kegiatan hingga berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

22 Siswa Resmi Lulus, Babinsa Singapadu Kaler Hadiri Momen Penuh Haru dan Kebanggaan

 

Gianyar – Sukawati, Rabu (10/6/2026) Pendidikan bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, tetapi juga wadah membentuk karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri generasi penerus bangsa. Semangat tersebut tampak dalam kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni Catur Sadu Santih yang dirangkaikan dengan Pelepasan Siswa Kelas VI SD Negeri 4 Singapadu Kaler Tahun Ajaran 2025/2026 di Balai Banjar Belang, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda, Babinsa Desa Singapadu Kaler Koramil 1616-05/Sukawati Serda I Wayan Sudiarta bersama Bhabinkamtibmas Desa Singapadu Kaler Aiptu I Gusti Made Rauh turut menghadiri kegiatan yang mengusung tema “Bahagia Berkarya Bersama” tersebut.

Kegiatan dihadiri oleh Perbekel Desa Singapadu Kaler I Made Karjana, Ketua BPD Desa Singapadu Kaler I Dewa Gede Suarjana, S.H., Pendamping Satuan Pendidikan Dinas Kabupaten Gianyar Dewa Alit Santika, Ketua LPM I Kadek Setiawan, Ketua Komite SD N 4 Singapadu Kaler I Nyoman Susiala, Kepala Sekolah SD N 4 Singapadu Kaler Ibu Uming, Kepala Sekolah TK Jaya Kumara Belang Ibu Gung Mas, para Bendesa Adat, Kelian Dinas dan Kelian Adat setempat, serta orang tua dan siswa-siswi SD N 4 Singapadu Kaler.

Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan penampilan Tari Pendet sebagai tarian penyambutan. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengikuti doa bersama. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan laporan Ketua Panitia, sambutan Kepala Sekolah, Ketua Komite Sekolah, Perbekel Desa Singapadu Kaler, serta Pendamping Satuan Pendidikan Dinas Kabupaten Gianyar yang memberikan apresiasi atas capaian dan kreativitas para siswa.

Momen pelepasan siswa kelas VI menjadi puncak kegiatan yang penuh haru dan kebanggaan. Sebanyak 22 siswa secara resmi menyelesaikan pendidikan dasar mereka di SD Negeri 4 Singapadu Kaler dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keberhasilan tersebut menjadi hasil dari kerja keras para siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam mendidik dan membimbing mereka selama enam tahun terakhir.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih, panitia menyerahkan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas yang ditampilkan oleh para siswa. Pentas seni yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana menampilkan bakat, kemampuan, serta hasil pembelajaran yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan.

(Pendim 1616/Gianyar)