Hadir di Tengah Masyarakat, Danramil 1616-02/Ubud Ikuti Persembahyangan Bersama Warga

 

Gianyar – Ubud, Selasa (6/1/2026) Sebagai wujud penghormatan serta bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan kehidupan keagamaan masyarakat, Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Ubud menghadiri undangan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 yang berlangsung di Pura Desa, Desa Pekraman Ubud, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Upacara Piodalan tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta dipuput oleh Jro Mangku Pura Desa. Seluruh rangkaian persembahyangan dilaksanakan dalam suasana yang aman, kondusif, dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh unsur pimpinan kecamatan bersama warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Kehadiran unsur Forkopimcam dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. Melalui persembahyangan bersama, para peserta memohon keselamatan, kedamaian, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi cuaca musim penghujan yang masih berpotensi menimbulkan berbagai bencana alam. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar masyarakat senantiasa diberikan perlindungan dan dijauhkan dari segala bentuk marabahaya.

Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung kegiatan adat dan keagamaan sebagai perekat persatuan serta sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ubud I Dewa Gde Pariyatna, S.S.T.P., Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa, Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., H.M., Lurah Ubud Gusti Ngurah Suastika, Babinsa Kelurahan Ubud Serda I Ketut Budi Awan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ubud Iptu I Nyoman Sedana, serta warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Seluruh rangkaian kegiatan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sebagai wujud harmonisasi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adat di wilayah Kecamatan Ubud.

(Pendim 1616/Gianyar)

Danramil Ubud Bersama Forkopimcam Doakan Keselamatan Masyarakat dalam Piodalan Pura Desa

 

Gianyar – Ubud, Selasa (6/1/2026) Sebagai wujud penghormatan serta bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan kehidupan keagamaan masyarakat, Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Ubud menghadiri undangan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 yang berlangsung di Pura Desa, Desa Pekraman Ubud, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Upacara Piodalan tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta dipuput oleh Jro Mangku Pura Desa. Seluruh rangkaian persembahyangan dilaksanakan dalam suasana yang aman, kondusif, dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh unsur pimpinan kecamatan bersama warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Kehadiran unsur Forkopimcam dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. Melalui persembahyangan bersama, para peserta memohon keselamatan, kedamaian, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi cuaca musim penghujan yang masih berpotensi menimbulkan berbagai bencana alam. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar masyarakat senantiasa diberikan perlindungan dan dijauhkan dari segala bentuk marabahaya.

Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung kegiatan adat dan keagamaan sebagai perekat persatuan serta sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ubud I Dewa Gde Pariyatna, S.S.T.P., Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa, Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., H.M., Lurah Ubud Gusti Ngurah Suastika, Babinsa Kelurahan Ubud Serda I Ketut Budi Awan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ubud Iptu I Nyoman Sedana, serta warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Seluruh rangkaian kegiatan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sebagai wujud harmonisasi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adat di wilayah Kecamatan Ubud.

(Pendim 1616/Gianyar)

Pererat Sinergi dan Kebersamaan, Danramil Ubud Hadiri Upacara Piodalan di Pura Desa

 

Gianyar – Ubud, Selasa (6/1/2026) Sebagai wujud penghormatan serta bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan kehidupan keagamaan masyarakat, Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Ubud menghadiri undangan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 yang berlangsung di Pura Desa, Desa Pekraman Ubud, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Upacara Piodalan tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta dipuput oleh Jro Mangku Pura Desa. Seluruh rangkaian persembahyangan dilaksanakan dalam suasana yang aman, kondusif, dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh unsur pimpinan kecamatan bersama warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Kehadiran unsur Forkopimcam dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. Melalui persembahyangan bersama, para peserta memohon keselamatan, kedamaian, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi cuaca musim penghujan yang masih berpotensi menimbulkan berbagai bencana alam. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar masyarakat senantiasa diberikan perlindungan dan dijauhkan dari segala bentuk marabahaya.

Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung kegiatan adat dan keagamaan sebagai perekat persatuan serta sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ubud I Dewa Gde Pariyatna, S.S.T.P., Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa, Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., H.M., Lurah Ubud Gusti Ngurah Suastika, Babinsa Kelurahan Ubud Serda I Ketut Budi Awan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ubud Iptu I Nyoman Sedana, serta warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Seluruh rangkaian kegiatan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sebagai wujud harmonisasi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adat di wilayah Kecamatan Ubud.

(Pendim 1616/Gianyar)

Wujud Dukungan Pelestarian Adat, Danramil 1616-02/Ubud Ikuti Pujawali Pura Desa Ubud

 

Gianyar – Ubud, Selasa (6/1/2026) Sebagai wujud penghormatan serta bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan kehidupan keagamaan masyarakat, Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Ubud menghadiri undangan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 yang berlangsung di Pura Desa, Desa Pekraman Ubud, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Upacara Piodalan tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta dipuput oleh Jro Mangku Pura Desa. Seluruh rangkaian persembahyangan dilaksanakan dalam suasana yang aman, kondusif, dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh unsur pimpinan kecamatan bersama warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Kehadiran unsur Forkopimcam dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. Melalui persembahyangan bersama, para peserta memohon keselamatan, kedamaian, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi cuaca musim penghujan yang masih berpotensi menimbulkan berbagai bencana alam. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar masyarakat senantiasa diberikan perlindungan dan dijauhkan dari segala bentuk marabahaya.

Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung kegiatan adat dan keagamaan sebagai perekat persatuan serta sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ubud I Dewa Gde Pariyatna, S.S.T.P., Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa, Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., H.M., Lurah Ubud Gusti Ngurah Suastika, Babinsa Kelurahan Ubud Serda I Ketut Budi Awan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ubud Iptu I Nyoman Sedana, serta warga masyarakat Desa Pekraman Ubud.

Seluruh rangkaian kegiatan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali/Upacara Piodalan Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sebagai wujud harmonisasi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adat di wilayah Kecamatan Ubud.

(Pendim 1616/Gianyar)

Dukung Pelestarian Adat Bali, Babinsa Koramil Blahbatuh Amankan Rangkaian Ngaben Warga

 

 

Gianyar – Blahbatuh, Selasa (6/1/2026) Berikan pelayanan keamanan serta dukung kelancaran pelaksanaan upacara adat dan keagamaan masyarakat, Babinsa Desa Bedulu Koramil 1616-04/Blahbatuh Serka I Wayan Juliawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Bedulu Aiptu I Putu Suadnya dan Pecalang Desa Adat Wanayu Mas melaksanakan pengamanan rangkaian upacara adat Pitra Yadnya (Ngaben) yang berlangsung di Banjar Adat Wanayu, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Upacara Pitra Yadnya tersebut dilaksanakan untuk Almarhumah Gusti Ayu Anom, usia 80 tahun, warga Banjar Wanayu Desa Bedulu, yang meninggal dunia karena sakit. Rangkaian kegiatan upacara diawali dengan berbagai prosesi di rumah duka yang dipimpin oleh seorang sulinggih, disertai dukungan penuh dari keluarga, kerabat, serta disaksikan oleh warga setempat.

Setelah seluruh tahapan prosesi di rumah duka selesai dilaksanakan, jenazah Almarhumah diberangkatkan menuju Setra/Kuburan Desa Adat Wanayu Mas. Jenazah ditempatkan di atas Bade dan diarak oleh ratusan warga masyarakat menuju lokasi pengabenan untuk selanjutnya dilaksanakan prosesi inti upacara Ngaben, termasuk prosesi pembakaran jenazah serta rangkaian upacara adat lainnya sesuai dengan tradisi dan adat istiadat setempat.

Selama berlangsungnya kegiatan,

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Wanayu

Mas melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas sepanjang jalur prosesi, mulai dari rumah duka hingga lokasi Setra. Pengamanan ini dilakukan guna menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, mengingat banyaknya warga yang turut mengiringi jalannya prosesi upacara.

Berkat sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan unsur pengamanan adat, seluruh rangkaian upacara Pitra Yadnya (Ngaben) dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung pelestarian adat dan budaya lokal serta menjaga situasi wilayah binaan tetap kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Kehadiran Babinsa Perkuat Keamanan Upacara Pitra Yadnya di Banjar Adat Wanayu

 

 

Gianyar – Blahbatuh, Selasa (6/1/2026) Berikan pelayanan keamanan serta dukung kelancaran pelaksanaan upacara adat dan keagamaan masyarakat, Babinsa Desa Bedulu Koramil 1616-04/Blahbatuh Serka I Wayan Juliawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Bedulu Aiptu I Putu Suadnya dan Pecalang Desa Adat Wanayu Mas melaksanakan pengamanan rangkaian upacara adat Pitra Yadnya (Ngaben) yang berlangsung di Banjar Adat Wanayu, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Upacara Pitra Yadnya tersebut dilaksanakan untuk Almarhumah Gusti Ayu Anom, usia 80 tahun, warga Banjar Wanayu Desa Bedulu, yang meninggal dunia karena sakit. Rangkaian kegiatan upacara diawali dengan berbagai prosesi di rumah duka yang dipimpin oleh seorang sulinggih, disertai dukungan penuh dari keluarga, kerabat, serta disaksikan oleh warga setempat.

Setelah seluruh tahapan prosesi di rumah duka selesai dilaksanakan, jenazah Almarhumah diberangkatkan menuju Setra/Kuburan Desa Adat Wanayu Mas. Jenazah ditempatkan di atas Bade dan diarak oleh ratusan warga masyarakat menuju lokasi pengabenan untuk selanjutnya dilaksanakan prosesi inti upacara Ngaben, termasuk prosesi pembakaran jenazah serta rangkaian upacara adat lainnya sesuai dengan tradisi dan adat istiadat setempat.

Selama berlangsungnya kegiatan,

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Wanayu

Mas melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas sepanjang jalur prosesi, mulai dari rumah duka hingga lokasi Setra. Pengamanan ini dilakukan guna menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, mengingat banyaknya warga yang turut mengiringi jalannya prosesi upacara.

Berkat sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan unsur pengamanan adat, seluruh rangkaian upacara Pitra Yadnya (Ngaben) dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung pelestarian adat dan budaya lokal serta menjaga situasi wilayah binaan tetap kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Desa Bedulu Bersama Aparat Terkait Pastikan Prosesi Ngaben Berjalan Aman dan Lancar

 

 

Gianyar – Blahbatuh, Selasa (6/1/2026) Berikan pelayanan keamanan serta dukung kelancaran pelaksanaan upacara adat dan keagamaan masyarakat, Babinsa Desa Bedulu Koramil 1616-04/Blahbatuh Serka I Wayan Juliawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Bedulu Aiptu I Putu Suadnya dan Pecalang Desa Adat Wanayu Mas melaksanakan pengamanan rangkaian upacara adat Pitra Yadnya (Ngaben) yang berlangsung di Banjar Adat Wanayu, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Upacara Pitra Yadnya tersebut dilaksanakan untuk Almarhumah Gusti Ayu Anom, usia 80 tahun, warga Banjar Wanayu Desa Bedulu, yang meninggal dunia karena sakit. Rangkaian kegiatan upacara diawali dengan berbagai prosesi di rumah duka yang dipimpin oleh seorang sulinggih, disertai dukungan penuh dari keluarga, kerabat, serta disaksikan oleh warga setempat.

Setelah seluruh tahapan prosesi di rumah duka selesai dilaksanakan, jenazah Almarhumah diberangkatkan menuju Setra/Kuburan Desa Adat Wanayu Mas. Jenazah ditempatkan di atas Bade dan diarak oleh ratusan warga masyarakat menuju lokasi pengabenan untuk selanjutnya dilaksanakan prosesi inti upacara Ngaben, termasuk prosesi pembakaran jenazah serta rangkaian upacara adat lainnya sesuai dengan tradisi dan adat istiadat setempat.

Selama berlangsungnya kegiatan,

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Wanayu

Mas melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas sepanjang jalur prosesi, mulai dari rumah duka hingga lokasi Setra. Pengamanan ini dilakukan guna menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, mengingat banyaknya warga yang turut mengiringi jalannya prosesi upacara.

Berkat sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan unsur pengamanan adat, seluruh rangkaian upacara Pitra Yadnya (Ngaben) dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung pelestarian adat dan budaya lokal serta menjaga situasi wilayah binaan tetap kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)