Gianyar – Temesi, Rabu
(26/11/2025)
Kawal Prosesi Adat di wilayah
binaan, Babinsa Desa Temesi Koramil 1616-01/Gianyar, Serka I Dewa Putu Jana,
bersama Bhabinkamtibmas Desa Temesi, Aiptu Ngakan Gede Sukrayana, bersinergi
dengan Pecalang Desa Adat Temesi dalam melaksanakan pengamanan dan pengaturan
arus lalu lintas pada jalur yang dilalui prosesi Upacara Petirtan menuju Pura
Taman Baginda, Banjar Peteluan, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar.
Upacara Petirtan merupakan
bagian penting dari rangkaian Upacara Dewa Yadnya (Piodalan) di Pura Dalem
Temesi, yang bertujuan memohon Tirta/Air Suci serta melakukan penyucian
terhadap Pratima dan sarana upacara lainnya. Prosesi ini menjadi tahapan sakral
sebelum puncak Piodalan yang akan digelar pada 29–30 November 2025 di Pura
Desa/Bale Agung Temesi.
Rombongan warga berjalan kaki
secara beriringan membawa Petapakan dan Upakara dari Pura Dalem Temesi dan Pura
Desa/Bale Agung menuju Pura Taman Baginda. Prosesi umat yang berjumlah sekitar
150 orang tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan, menandai kuatnya
tradisi serta tekad masyarakat Temesi menjaga warisan leluhur.
Sebagai aparat pembina desa,
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas hadir langsung di tengah masyarakat untuk
memberikan rasa aman serta memastikan kelancaran prosesi. Dengan dukungan
Pecalang, kegiatan pengamanan dilakukan menyeluruh—mulai dari membantu
pengaturan arus jalan, menjaga ketertiban barisan, hingga memastikan jalur
prosesi steril dan aman dilalui oleh warga.
Keberadaan Babinsa dalam
kegiatan adat seperti ini tidak hanya sebatas tugas pengamanan, tetapi juga
wujud nyata kedekatan emosional dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang
humanis dan penuh rasa tanggung jawab, Serka I Dewa Putu Jana menunjukkan peran
aktif TNI dalam mendukung setiap kegiatan budaya dan keagamaan di wilayah
binaan.
Seluruh rangkaian Upacara
Petirtan berjalan lancar, tertib, dan kondusif, serta arus lalu lintas di
sekitar lokasi telah kembali normal.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar