Gianyar – Blahbatuh, Senin (24/11/2025) Dalam upaya
menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pada pelaksanaan kegiatan
keagamaan, Babinsa Desa Buruan Koramil 1616-04/Blahbatuh, Serka I Wayan Putra,
berkolaborasi dengan Pecalang Desa Adat Kutri dan Pecalang Desa Adat Buruan
melaksanakan pengamanan serta pengaturan lalu lintas dalam rangka mendukung
rangkaian Piodalan di Pura Dalem Desa Adat Buruan dan Mendak Ida Betara Ratu
Gede Lingsir di Pura Durga Kutri.
Ritual keagamaan ini dilaksanakan bertepatan dengan hari
sakral Pemacekan Agung, sebuah momentum penting bagi masyarakat Hindu untuk
memohon kerahayuan, perlindungan, keselamatan, serta memohon agar terhindar
dari marabahaya. Prosesi sakral ini merupakan tradisi turun-temurun yang tetap
dijaga kelestariannya oleh masyarakat Desa Adat Buruan dan Kutri.
Pelaksanaan rangkaian ritual juga dilakukan di Perempatan
Catus Pata Buruan, Desa Adat Buruan, Kecamatan Blahbatuh. Ratusan warga tampak
hadir mengikuti prosesi persembahyangan dan mendak Ida Betara, sehingga
memerlukan dukungan keamanan yang optimal. Dalam kegiatan ini hadir aparat
keamanan dari berbagai unsur, yaitu Babinsa Desa Buruan, Bhabinkamtibmas Desa
Buruan, Pecalang Desa Adat Buruan, serta Pecalang Desa Adat Kutri.
Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pecalang
memberikan dampak positif terhadap kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Para
petugas bekerja sama mengatur arus kendaraan, menjaga ketertiban, serta
memastikan masyarakat dapat melaksanakan persembahyangan dengan aman dan khusyuk
tanpa menghambat aktivitas masyarakat lain yang melintas.
Serka I Wayan Putra menegaskan bahwa kehadiran aparat
kewilayahan pada setiap kegiatan adat adalah wujud nyata pengabdian TNI dalam
mendukung kelancaran tradisi dan kegiatan keagamaan masyarakat. Dengan semangat
kebersamaan, seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar, tertib, dan tetap
menjaga harmonisasi antarwarga di wilayah binaan.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar