Babinsa Desa Lebih Dampingi Survei dan Pengukuran Tanggul Pura Ratu Bajang

 


Gianyar – Lebih, Jumat (9/1/2026)

Sebagai wujud kepedulian dan peran aktif TNI AD dalam mendukung upaya mitigasi bencana serta perlindungan terhadap fasilitas umum dan tempat suci, Babinsa Desa Lebih Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Wayan Suama melaksanakan pendampingan kegiatan pengukuran dan survei tanggul di tepi Pura Ratu Bajang bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gianyar. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Desa Lebih beserta perangkat Desa Lebih dan dilaksanakan di tepi Pura Ratu Bajang Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar.

 

Kegiatan pengukuran dan survei ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas telah cairnya dana pengajuan tahun 2025 dari Desa Lebih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk merencanakan penataan dan penguatan tanggul sungai guna mencegah terjadinya pengikisan atau longsoran di sekitar tepi Pura Ratu Bajang, khususnya saat debit air sungai meningkat akibat curah hujan tinggi yang kerap terjadi dalam waktu cukup lama mengingat saat ini masih berada pada musim penghujan.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim dari Dinas PU Kabupaten Gianyar bersama aparat desa melakukan pengukuran teknis di sepanjang tanggul yang rawan terkikis, sekaligus melakukan survei kondisi lapangan sebagai dasar perencanaan teknis pembangunan dan penataan tanggul ke depan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan koordinasi berjalan dengan baik serta memberikan dukungan pengamanan dan pendampingan kepada seluruh pihak terkait.

 

Babinsa Desa Lebih Serka I Wayan Suama menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu pemerintah daerah dan desa, khususnya dalam upaya pencegahan bencana serta menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan wilayah binaan. Ia berharap dengan dilaksanakannya penataan dan penguatan tanggul, kawasan sekitar Pura Ratu Bajang dapat terlindungi dari ancaman erosi dan banjir, sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga keberlangsungan tempat suci tersebut.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar