Babinsa Desa Saba Kawal Prosesi Melasti Ida Betara Ratu Gede ke Pantai Sukeluih

 


Gianyar – Blahbatuh — Sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam mendukung kelancaran kegiatan adat dan keagamaan di wilayah binaan, Babinsa Desa Saba Koramil 1616-04/Blahbatuh, Pelda I Wayan Yasa, bersama Bhabinkamtibmas Desa Saba Aipda I Nyoman Mara Arta, berkolaborasi dengan Pecalang Desa Adat Bonbiyu melaksanakan pengawalan dan pengamanan Upacara Persembahyangan Melasti Sesuunan Pura Kahyangan Tiga Ida Betara Ratu Gede, pada Jumat, 2 Januari 2026.

 

Kegiatan melasti tersebut diawali dari Pura Kahyangan Puseh Desa Adat Bonbiyu, Desa Saba, dengan tujuan Pantai Sukeluih Pering sebagai tempat pelaksanaan penyucian. Dalam prosesi ini, Babinsa Desa Saba berperan aktif mengawal rangkaian kegiatan agar berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi krama adat yang mengikuti persembahyangan.

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Ida Betara Ratu Gede dikaturan di Pura Kahyangan Puseh, dipuput oleh Jero Mangku Kahyangan Puseh Desa Adat Bonbiyu, sebelum diberangkatkan menuju Pantai Sukeluih Pering. Prosesi melasti menuju pantai menggunakan tiga unit kendaraan truk serta sejumlah kendaraan pribadi, dengan pengawalan ketat oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang guna menjaga ketertiban lalu lintas serta keamanan iring-iringan.

 

Setibanya di Pantai Sukeluih Pering, rangkaian katuran dan persembahyangan kembali dipuput oleh Jero Mangku Kahyangan Puseh. Seluruh prosesi berjalan dengan khidmat dan lancar, mencerminkan kuatnya nilai spiritual serta kearifan lokal yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Desa Adat Bonbiyu.

 

Usai pelaksanaan melasti, Ida Betara Ratu Gede mudal atau mewali kembali ke Pura Kahyangan Puseh Desa Adat Bonbiyu. Sekitar pukul 09.45 Wita, iring-iringan tiba di pura dan dilanjutkan dengan prosesi pemendak, menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan upacara persembahyangan.

 

Kegiatan melasti ini berada di bawah tanggung jawab Jero Bendesa Adat Bonbiyu, Kelian Adat Desa Adat Bonbiyu, serta seluruh Krama Adat Bonbiyu. Sinergi yang solid antara aparat kewilayahan dan komponen adat menjadi kunci sukses pelaksanaan kegiatan sakral tersebut.

 

Pelda I Wayan Yasa menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat dan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal. “Babinsa selalu siap hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman serta mendukung setiap kegiatan adat dan keagamaan agar berjalan dengan tertib dan lancar,” ujarnya.

 

Dengan adanya kolaborasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang, upacara melasti di Desa Adat Bonbiyu dapat terlaksana dengan aman dan khidmat. Hal ini sekaligus mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga keharmonisan, keamanan, dan kelestarian budaya Bali.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar