Gianyar – Senin (6/3/2026) Ribuan krama Desa Adat Lebih
tumpah ruah menuju Pantai Lebih untuk mengikuti prosesi suci Melasti sebagai
rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Suasana religius dan
penuh kekhidmatan tampak menyelimuti jalannya iring-iringan pemedek yang
berjalan kaki sambil mengiring pratima menuju segara sebagai simbol penyucian
diri dan alam semesta.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Lebih Koramil
1616-01/Gianyar Serka Wayan Suama bersama Bhabinkamtibmas Desa Lebih Aiptu Made
Sudiarta bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Lebih melaksanakan pengamanan
serta pengaturan lalu lintas guna memastikan prosesi Melasti berjalan tertib
dan lancar. Kehadiran aparat kewilayahan ini menjadi bagian penting dalam
mendukung kelancaran kegiatan adat dan keagamaan masyarakat.
Rangkaian prosesi Melasti diawali dengan iring-iringan
warga atau pemedek yang berjalan kaki dari Pura Jagat Pakraman Desa Adat Lebih
menuju Segara Pantai Lebih. Dalam perjalanan tersebut, para pemedek ngiring
mundut pratima yang akan disucikan di laut sebagai bagian dari ritual penyucian
menjelang Hari Raya Nyepi.
Di lokasi pantai, upacara Melasti dipuput oleh Ida
Pedanda dari Griya Kesian, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama yang
diikuti oleh kurang lebih 2.000 orang pemedek. Prosesi berlangsung khidmat
dengan doa bersama sebagai wujud permohonan keselamatan dan keseimbangan alam
semesta.
Selama kegiatan berlangsung, Babinsa bersama
Bhabinkamtibmas dan Pecalang terus melakukan pengawalan serta pengaturan arus
lalu lintas di jalur utama yang dilalui masyarakat. Berkat sinergi tersebut,
seluruh rangkaian upacara Melasti dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,
hingga pratima kembali diiring menuju pura masing-masing di wilayah Desa Adat
Lebih.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar