Gianyar – Ubud, Senin (16/3/2026) — Iring-iringan krama
Desa Adat Singakerta tampak khidmat mengiringi Ida Sesuhunan dari Pura
Kahyangan Tiga menuju segara untuk melaksanakan prosesi suci Melasti. Tradisi
sakral yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru
Saka 1948 ini berlangsung dengan penuh ketertiban dan suasana religius.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Singakerta Koramil
1616-02/Ubud Kopda Kadek Endra Wirawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Singakerta
Aiptu I Made Widastra bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Singakerta
melaksanakan pengamanan dan pengawalan jalannya prosesi Melasti. Rombongan
krama mengiring Ida Sesuhunan dari Pura Kahyangan Tiga Desa Adat Singakerta
menuju Pantai Masceti, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, sebagai lokasi
pelaksanaan upacara penyucian.
Prosesi Melasti tersebut bertujuan untuk menyucikan Buana
Agung (alam semesta) dan Buana Alit (diri manusia), termasuk pratima serta
sarana upacara lainnya sebelum memasuki Hari Suci Nyepi. Dalam pelaksanaannya,
warga masyarakat menggunakan berbagai sarana transportasi seperti truk, mobil
pribadi, dan sepeda motor, yang bergerak secara beriringan dengan pengawalan
dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi upacara, Babinsa
bersama unsur pengamanan lainnya melaksanakan pendampingan serta pengaturan
arus lalu lintas, guna memastikan iring-iringan prosesi berjalan tertib tanpa
mengganggu aktivitas masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.
Berkat sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan
Pecalang Desa Adat Singakerta, seluruh rangkaian kegiatan Melasti berlangsung
dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ritual
keagamaan dengan penuh kekhidmatan.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar