Kawal Sakralnya Mendak Naga Banda, Babinsa Gianyar Bersinergi Amankan Rangkaian Pelebon Tokoh Puri

 

Gianyar – Nuansa sakral dan penuh penghormatan menyelimuti kawasan Puri Gianyar di Jalan Kalantaka, Kelurahan Gianyar, Senin (2/3/2026). Ratusan warga dengan tertib dan khidmat mengikuti prosesi Mendak Naga Banda sebagai bagian dari rangkaian upacara adat yang sarat makna spiritual.

Babinsa Kelurahan Gianyar Koramil 1616-01/Gianyar, Sertu I Made Merta Yasa, bersama Bhabinkamtibmas Ipda I Gusti Ngurah Gede bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Gianyar melaksanakan atensi dan pengamanan kegiatan Mendak Naga Banda yang berlangsung di Puri Gianyar. Prosesi tersebut diiringi sekitar 600 orang warga yang dengan penuh rasa bhakti turut mengantarkan sarana upacara ke dalam lingkungan puri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Upacara Pelebon tokoh masyarakat sekaligus tokoh Puri, Ida Begawan Blebar, yang puncaknya akan dilaksanakan pada 7 Maret 2026. Dalam tradisi Hindu Bali, Pelebon adalah upacara kremasi tingkat utama yang diperuntukkan bagi kalangan tertentu, khususnya keluarga puri atau tokoh masyarakat. Upacara ini bukan sekadar prosesi pembakaran jenazah, melainkan simbol penyucian dan pelepasan roh (atma) menuju alam yang lebih tinggi, sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus wujud bakti keluarga dan masyarakat.

Naga Banda sendiri merupakan salah satu sarana penting dalam pelebon, melambangkan kekuatan dan penghantar suci yang mengiringi perjalanan atma menuju alam niskala. Karena nilai sakral dan besarnya antusiasme masyarakat, pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas menjadi prioritas agar seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang bahu-membahu mengatur arus kendaraan serta memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat pengguna jalan. Kehadiran aparat kewilayahan ini tidak hanya memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian adat dan budaya Bali yang adi luhung.

Melalui sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan unsur adat, kegiatan Mendak Naga Banda di Puri Gianyar dapat berlangsung dengan nyaman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan harmoni antara tradisi, keamanan, dan kebersamaan masyarakat Gianyar.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar