Gianyar –
Payangan, Minggu (8/3/2026) Untuk memastikan rangkaian upacara adat berjalan
aman, tertib, dan lancar, Danramil 1616-07/Payangan Kapten Inf I Wayan
Sudarmika bersama Babinsa Desa Melinggih Koptu Made Aspirawan serta
Bhabinkamtibmas Desa Melinggih Aipda I Wayan Dharma melaksanakan pemantauan
sekaligus pengamanan kegiatan Upacara Pitra Yadnya (Ngaben) pribadi almarhum
Ida Bagus Ketut Wirya yang berlangsung di Banjar/Desa Melinggih, Kecamatan
Payangan, Kabupaten Gianyar.
Upacara Ngaben
tersebut diselenggarakan oleh pihak keluarga dengan penanggung jawab Ida Bagus
Rai Wirya Dana, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sesuai
dengan tradisi dan ajaran agama Hindu.
Rangkaian
kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA dengan pelaksanaan berbagai prosesi
upacara dan upakara di rumah duka yang berlokasi di Banjar/Desa Melinggih.
Selanjutnya pihak keluarga bersama masyarakat mengangkut sarana dan prasarana
upacara Ngaben menuju Setra Dalem Adat Badung menggunakan kendaraan roda empat.
Sebelum prosesi
pemberangkatan jenazah, terlebih dahulu dilaksanakan beberapa rangkaian upacara
di rumah duka, termasuk melaspas sarana Bade dan Lembu yang akan digunakan
dalam prosesi Ngaben. Setelah seluruh rangkaian di rumah duka selesai, jenazah
bersama perlengkapan upakara diberangkatkan menuju setra dengan diiringi
gamelan gong oleh warga dan keluarga.
Perjalanan dari
rumah duka menuju Setra Dalem Gandamayu, Desa Adat Melinggih, menempuh jarak
sekitar 700 meter melalui jalur utama desa. Setibanya di setra, prosesi
dilanjutkan dengan rangkaian upacara serta kremasi jenazah yang dipuput oleh
Ida Pedanda Kediri sebagai pemuput upacara.
Setelah prosesi
kremasi selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian upacara
lanjutan hingga proses penghanyutan abu jenazah oleh pihak keluarga sebagai
bagian akhir dari rangkaian Upacara Pitra Yadnya.
Dalam kegiatan
tersebut, Danramil 1616-07/Payangan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut
melakukan pemantauan serta pengamanan sepanjang jalur prosesi dari rumah duka
hingga lokasi setra. Kehadiran aparat kewilayahan tersebut bertujuan untuk
memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,
sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang mengikuti prosesi.
Melalui sinergi
antara TNI, Polri, dan masyarakat adat, pelaksanaan Upacara Ngaben almarhum Ida
Bagus Ketut Wirya dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan,
sesuai dengan nilai-nilai tradisi dan budaya Bali.
(Pendim
1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar