Pengamanan Maksimal Upacara Adat di Pengaji, Wujud Nyata Kepedulian Babinsa Terhadap Tradisi dan Budaya

  


Gianyar – Payangan, Rabu (4/3/2026)

Suasana sakral dan penuh kebersamaan menyelimuti areal Pura Dalem Desa Adat Pengaji saat ratusan krama adat memadati pelataran pura untuk mengikuti rangkaian Upacara Agama Karya Pedudusan Agung Memungkah, Tawur Pedanan, Ngenteg Linggih lan Ngusaba Dalem. Upacara yang tergolong karya gede/agung ini telah dipersiapkan sejak beberapa hari sebelumnya oleh warga Desa Melinggih Kelod.

Di tengah padatnya prosesi dan antusiasme masyarakat, kehadiran

Babinsa Desa Melinggih Kelod Koramil 1616-07/Payangan, Sertu I Nyoman Yudiarta bersama Bhabinkamtibmas Aipda A.A Gede Dwipayana menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Keduanya bersinergi melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi pura, guna memberikan kenyamanan bagi para pemedek yang hadir.

Rangkaian upacara dipuput oleh seorang sulinggih, didampingi para pare pinandita/Jeromangku serta prajuru adat. Setiap tahapan ritual berlangsung dengan khusyuk, mulai dari prosesi memungkah hingga persembahyangan bersama yang menjadi puncak kegiatan. Kehadiran aparat kewilayahan pun mendapat apresiasi dari masyarakat, karena mampu menciptakan suasana kondusif tanpa mengurangi kekhidmatan upacara.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga berkolaborasi erat dengan Pecalang Desa Adat Pengaji. Sinergitas TNI-Polri dan unsur adat tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menjaga stabilitas wilayah, sekaligus mendukung kelestarian adat dan budaya Bali agar tetap lestari di tengah dinamika perkembangan zaman.

Lewat pengamanan ini, Babinsa kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung setiap kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai kearifan lokal di wilayah binaan.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar