Gianyar – Ubud, Kamis (5/3/2026)
Hujan deras yang disertai angin
kencang kembali menimbulkan dampak di wilayah Kabupaten Gianyar. Kali ini,
bangunan Bale Gong berukuran kurang lebih 9 x 4,5 meter di Pura Puseh lan Desa,
Desa Adat Nyuh Kuning, Desa Mas, Kecamatan Ubud, roboh setelah diterjang cuaca
ekstrem.
Mendapatkan informasi tersebut,
Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud, Sertu I Made Surita, segera mendatangi
lokasi musibah untuk melakukan pengecekan dan membantu penanganan awal. Di
lokasi kejadian, Babinsa berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Mas serta
aparat desa guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Menurut keterangan saksi, I Wayan Eka
Putra (43 tahun), selaku Kelihan Dinas Banjar Nyuh Kuning, bangunan roboh saat
angin kencang menerjang kawasan tersebut disertai hujan deras. Selain faktor
cuaca, kondisi pondasi bangunan yang sudah cukup tua dan rapuh turut menjadi
penyebab utama robohnya Bale Gong tersebut.
Sebagai langkah cepat penanganan,
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan koordinasi dengan Perbekel Desa
Mas dan perangkat Desa Adat Nyuh Kuning, serta segera menghubungi petugas BPBD
Kabupaten Gianyar untuk dilakukan assessment dan verifikasi kerugian.
Selanjutnya, bersama warga Banjar Adat
Nyuh Kuning, dilakukan pembersihan puing-puing material bangunan secara gotong
royong.
Dalam peristiwa tersebut tidak
terdapat korban jiwa. Namun kerugian materiil akibat robohnya Bale Gong
diperkirakan mencapai kurang lebih Rp300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah).
Setelah proses pembersihan selesai,
dilaksanakan paruman atau rapat desa untuk membahas langkah tindak lanjut, termasuk
rencana pembangunan kembali bangunan Bale Gong tersebut. Kehadiran Babinsa di
tengah musibah ini kembali menunjukkan peran aktif aparat kewilayahan dalam
membantu masyarakat, baik dalam penanganan bencana maupun menjaga stabilitas
wilayah binaan tetap aman dan kondusif.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar