Gianyar – Ubud, Rabu (15/4/2026) Tidak
sekadar hadir, TNI memastikan setiap event internasional di wilayah binaan
berlangsung aman, tertib, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Bertempat
di Puri Padi dan The Yoga Barn, Lingkungan Padangtegal, Kelurahan Ubud serta
Banjar Tebesaye, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bati Tuud Ramil 1616-02/Ubud Peltu I Made
Suastika bersama Babinsa Kelurahan Ubud Koramil 1616-02/Ubud, Serda I Ketut
Budiawan menghadiri undangan pembukaan kegiatan Bali Spirit Festival 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting
dalam mendukung pemulihan dan penguatan sektor pariwisata Bali melalui
pendekatan budaya, kesehatan, dan spiritualitas yang mendunia. Festival yang
digelar oleh Yayasan Kryasta Guna ini dijadwalkan berlangsung selama empat
hari, mulai Kamis (16/4/2026) hingga Minggu (19/4/2026), dengan menghadirkan
berbagai kegiatan yoga, musik, dan seni budaya yang menarik wisatawan domestik
maupun mancanegara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut
sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Deputi Bidang Pengembangan
Penyelenggaraan Event Kementerian Pariwisata RI Vincencius Jemadu, Wakil
Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kadis Pariwisata Provinsi Bali I Wayan
Sumarajaya, serta unsur Forkopimda dan tokoh pariwisata lainnya seperti
Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan I Made Gunarta, bersama para undangan
dari berbagai elemen masyarakat dan pelaku industri pariwisata.
Dalam kesempatan tersebut, Bati Tuud
Ramil 1616-02/Ubud Peltu I Made Suastika menyampaikan bahwa kehadirannya
merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan TNI
AD terhadap kegiatan positif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah,
dan masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif selama berlangsungnya event
internasional tersebut.
“Kami sebagai aparat kewilayahan siap
mendukung dan mengamankan setiap kegiatan masyarakat, terlebih kegiatan
berskala internasional seperti ini yang membawa nama baik Bali di mata dunia,”
ujarnya.
Dengan terselenggaranya Bali Spirit
Festival 2026, diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi
masyarakat lokal sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata
unggulan berbasis budaya dan spiritualitas.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar