Gianyar – Tegaltugu, Selasa
(14/4/2026) Semangat pelestarian ternak lokal dan penguatan ekonomi kerakyatan
menggema di Lapangan Banteng, Desa Tegaltugu, Kecamatan Gianyar. Dalam
rangkaian peringatan HUT Kota Gianyar ke-255, Dandim 1616/Gianyar yang diwakili
oleh Danramil 1616-02/Ubud, Mayor Inf I Gede Astawa, menghadiri secara langsung
pembukaan Lomba Bibit Sapi Bali Jantan dan Betina se-Kabupaten Gianyar yang
diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar.
Kehadiran Danramil tidak hanya sebagai
bentuk representasi TNI AD, namun juga wujud nyata dukungan terhadap program
pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian plasma nutfah sapi Bali yang
menjadi kebanggaan daerah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekda Kabupaten
Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, S.IP., M.Si yang mewakili Bupati
Gianyar, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan BPTU-HPT Provinsi Bali, unsur
Forkopimda, para kepala OPD, camat, lurah/perbekel, akademisi dari Universitas
Udayana, serta para peternak dari seluruh wilayah Gianyar.
Dalam sambutan Bupati Gianyar yang
dibacakan oleh Sekda, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah
mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Lomba ini menjadi bukti komitmen
Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam melestarikan kemurnian genetik sapi Bali
sekaligus meningkatkan kualitas bibit unggul guna mendukung swasembada daging
nasional dan memperkuat ekonomi masyarakat berbasis peternakan.
Proses seleksi lomba dilakukan secara
ketat melalui tahapan pendaftaran, pemeriksaan awal, hingga penilaian oleh
dewan juri profesional guna memastikan sapi yang terpilih benar-benar memenuhi
standar kualitas terbaik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi
dan motivasi bagi para peternak untuk terus berinovasi dalam manajemen
pemeliharaan, pemberian pakan, serta seleksi bibit unggul.
Adapun total hadiah yang diperebutkan
dalam lomba ini cukup besar, sebagai bentuk apresiasi kepada para peternak yang
berhasil menghadirkan bibit sapi Bali terbaik. Untuk kategori sapi jantan,
juara pertama mendapatkan Rp25 juta, juara kedua Rp20 juta, dan juara ketiga
Rp15 juta, disusul juara harapan hingga Rp5 juta. Sementara kategori sapi
betina, juara pertama meraih Rp20 juta, juara kedua Rp17 juta, dan juara ketiga
Rp14 juta, serta juara harapan dengan nominal yang juga kompetitif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sapi
Bali dari Gianyar semakin dikenal secara nasional hingga internasional, serta
mampu menarik minat generasi muda untuk terjun dalam dunia peternakan. Lomba
ini juga direncanakan menjadi agenda rutin tahunan dengan standar penilaian
yang semakin berkualitas.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar