Gianyar – Blahbatuh, Kamis (16/4/2026) Di tengah khidmatnya
upacara adat yang sarat makna spiritual, kehadiran Babinsa menjadi garda
terdepan dalam memastikan setiap rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib,
dan penuh kekhusyukan.
Bertempat di Pura Desa Pering, Desa Adat Pering, Desa
Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Babinsa Desa Pering Koramil
1616-04/Blahbatuh, Serka I Wayan Sumerta, bersama Pecalang Desa Adat Pering
melaksanakan pengamanan kegiatan Tawur Agung yang merupakan bagian dari
rangkaian Karya Memungkah, Mepedagingan, Ngenteg Linggih, hingga Ngusaba Desa
lan Ngusaba Nini.
Kegiatan adat yang sarat nilai religius ini dihadiri oleh
berbagai tokoh penting dan unsur masyarakat, di antaranya Anggota DPRD
Kabupaten Gianyar Gusti Ngurah Kapidada dan I Wayan Sudiartana, Pengelingsir
Puri Blahbatuh Anak Agung Kakarsana, Forkopincam Blahbatuh, Perbekel Pering
Taufan Meyanto, Bendesa Adat se-Kecamatan Blahbatuh, serta tokoh agama, tokoh
masyarakat, dan krama Desa Adat Pering yang berjumlah sekitar 700 orang.
Rangkaian upacara diawali dengan Upakara Mapekeling Tawur
Agung yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra dari Gria Kumpul Bona Kaleran,
dilanjutkan dengan prosesi Tawur Agung, Mapedanan, hingga Ngewacen Kekundang
Buta yang dipuput oleh para sulinggih, yakni Ida Pedanda Jelantik Wayahan Dauh
dan Ida Pedanda Bhuda Saraswati.
Suasana sakral semakin terasa dengan iringan berbagai tari
wali seperti Tari Rejang Dewa, Tari Baris, Tari Topeng, Tari Gambuh, Wayang
Lemah, Gong Gambang, serta lantunan pesantian yang menambah kekhusyukan
jalannya upacara. Pada pukul 12.15 Wita, kegiatan dilanjutkan dengan
persembahyangan bersama oleh seluruh krama yang hadir.
Di sela kegiatan, Babinsa Serka I Wayan Sumerta menyampaikan
bahwa keterlibatannya dalam pengamanan ini merupakan bagian dari tugas
pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian
adat dan budaya Bali.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan adat berjalan aman dan
lancar, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan
kearifan lokal yang harus terus dijaga bersama,” tegasnya.
Upacara Adat Tawur Agung ini merupakan bagian penting dari
rangkaian besar karya di Pura Desa Pering, dengan puncak upacara yang akan
dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar