Gianyar –
Blahbatuh, Rabu (13/5/2026), Komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan
pembangunan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan
Kodim 1616/Gianyar melalui pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV yang
menghubungkan Desa Adat Saba dengan Adegan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten
Gianyar.
Sebagai bentuk
dukungan terhadap program strategis pemerintah, Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav
Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., turun langsung meninjau progres pengerjaan jembatan
yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 3 meter tersebut. Kehadiran Dandim di
lokasi tidak hanya untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, namun
juga memberikan motivasi dan arahan kepada personel serta para pekerja di
lapangan.
Memasuki hari
ketiga pengerjaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 1,75 persen.
Tahapan pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi pembuatan landasan dan
perataan lahan untuk pemasangan bouwplank di sisi barat dan timur, pengukuran
serta pemasangan bouwplank, hingga penggalian pondasi cakar ayam atau foot
plate.
Dalam
peninjauannya, Dandim juga melaksanakan koordinasi sekaligus memberikan arahan
terkait mekanisme pengerjaan kepada personel yang terlibat. Untuk sementara,
pengerjaan didukung oleh lima personel TNI dan satu operator alat di lapangan.
Cuaca yang
cerah dan mendukung menjadi faktor penting sehingga proses pembangunan dapat
berjalan lancar sesuai target yang telah direncanakan. Sementara itu, agenda
pekerjaan pada Kamis, 14 Mei 2026 direncanakan memasuki tahap pabrikasi besi
cakar ayam atau foot plate sebagai bagian dari penguatan pondasi utama
jembatan.
Selain progres
pengerjaan, kesiapan material juga terus dipastikan. Sejumlah material utama
yang telah tersedia di lokasi antara lain dua truk pasir, satu truk batu, satu
truk koral serta tiga batang besi WF 250 dengan panjang masing-masing 12 meter.
Tak hanya itu,
berbagai material penunjang tambahan juga telah disiapkan guna mendukung
kelancaran pembangunan, di antaranya selang waterpass, paku, benang nilon,
palu, gergaji kayu, kayu mahoni, besi SNI ukuran 8 mm dan 13 mm ulir, hingga
bendrat.
(Pendim
1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar