Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kawal Jalannya Musdes Batuan Demi Terciptanya Keputusan yang Tepat Sasaran

 

Gianyar — Sukawati, Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung proses perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan transparan, Babinsa Desa Batuan Koramil 1616-05/Sukawati Sertu Suparman bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuan Aiptu Ketut Darmayasa menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Musyawarah desa merupakan forum penting bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, menyusun rencana kerja, serta mengevaluasi program-program yang telah berjalan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terciptanya proses musyawarah yang tertib, aman, dan kondusif, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, berbagai agenda dibahas secara terbuka, di antaranya penyampaian rencana program pembangunan desa, penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta peningkatan koordinasi antar lembaga desa dalam upaya mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Musdes juga menjadi sarana untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh unsur desa dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Batuan, Ketua BPD Batuan, Ketua BUMDes Batuan, Ketua KDMP Batuan, para Kepala Urusan kewilayahan se-Desa Batuan, Ketua LPM Desa Batuan, pendamping desa, serta Badan Pengawas BUMDes. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun desa secara terpadu dan berkelanjutan.

 

Babinsa dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen desa untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan partisipasi warga, serta mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan demi terciptanya desa yang maju, mandiri, dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Pelestarian Tradisi Leluhur, Babinsa Hadir Dampingi Persiapan Upacara Besar Pasek Sanak Sapta Rsi di Gianyar Selatan

 

 

Gianyar — Samplangan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka menjaga komunikasi dan memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan adat keagamaan, Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Komang Yudiartana bersama Bhabinkamtibmas Samplangan Aiptu Ida Bagus Made Suartana melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan panitia pelaksana upacara Atma Wedana dan Nila Pati pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Lingkungan Samplangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan komsos tersebut diterima oleh panitia, khususnya koordinator banten Nyoman Gede Atmika, yang menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak yang dijadwalkan pada 6 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan serta koordinasi terkait jumlah peserta dan kebutuhan pengamanan selama rangkaian upacara berlangsung.

Berdasarkan informasi panitia, upacara Atma Wedana dan Nila Pati akan diikuti oleh 56 puspa dari berbagai pesemetonan Pasek di wilayah Gianyar Selatan, di antaranya dari Banjar Kesian Lebih, Kelurahan Beng, Banjar Pasdalem Gianyar, Desa Tegal Tugu, serta Kelurahan Samplangan. Selain itu, sekitar 40 orang peserta juga akan melaksanakan upacara metatah (mepandes) dan mapetik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan adat yang sakral dan penuh makna spiritual.

Dalam komsos tersebut, Babinsa menegaskan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Ia juga mengimbau panitia agar selalu berkoordinasi dengan aparat terkait apabila terdapat hal-hal yang memerlukan bantuan, khususnya dalam hal pengaturan keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya upacara.

Upacara Atma Wedana sendiri merupakan salah satu ritual penting dalam ajaran Hindu di Bali yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur agar mencapai alam yang lebih luhur. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, khidmat, serta tetap menjaga situasi wilayah Samplangan yang aman dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Musdes 2026 Digelar di Batuan, Babinsa Tekankan Pentingnya Kebersamaan dalam Membangun Desa

 

Gianyar — Sukawati, Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung proses perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan transparan, Babinsa Desa Batuan Koramil 1616-05/Sukawati Sertu Suparman bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuan Aiptu Ketut Darmayasa menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Musyawarah desa merupakan forum penting bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, menyusun rencana kerja, serta mengevaluasi program-program yang telah berjalan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terciptanya proses musyawarah yang tertib, aman, dan kondusif, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, berbagai agenda dibahas secara terbuka, di antaranya penyampaian rencana program pembangunan desa, penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta peningkatan koordinasi antar lembaga desa dalam upaya mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Musdes juga menjadi sarana untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh unsur desa dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Batuan, Ketua BPD Batuan, Ketua BUMDes Batuan, Ketua KDMP Batuan, para Kepala Urusan kewilayahan se-Desa Batuan, Ketua LPM Desa Batuan, pendamping desa, serta Badan Pengawas BUMDes. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun desa secara terpadu dan berkelanjutan.

 

Babinsa dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen desa untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan partisipasi warga, serta mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan demi terciptanya desa yang maju, mandiri, dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa Samplangan Pantau Persiapan Atma Wedana yang Diikuti Puluhan Peserta

 

 

Gianyar — Samplangan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka menjaga komunikasi dan memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan adat keagamaan, Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Komang Yudiartana bersama Bhabinkamtibmas Samplangan Aiptu Ida Bagus Made Suartana melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan panitia pelaksana upacara Atma Wedana dan Nila Pati pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Lingkungan Samplangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan komsos tersebut diterima oleh panitia, khususnya koordinator banten Nyoman Gede Atmika, yang menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak yang dijadwalkan pada 6 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan serta koordinasi terkait jumlah peserta dan kebutuhan pengamanan selama rangkaian upacara berlangsung.

Berdasarkan informasi panitia, upacara Atma Wedana dan Nila Pati akan diikuti oleh 56 puspa dari berbagai pesemetonan Pasek di wilayah Gianyar Selatan, di antaranya dari Banjar Kesian Lebih, Kelurahan Beng, Banjar Pasdalem Gianyar, Desa Tegal Tugu, serta Kelurahan Samplangan. Selain itu, sekitar 40 orang peserta juga akan melaksanakan upacara metatah (mepandes) dan mapetik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan adat yang sakral dan penuh makna spiritual.

Dalam komsos tersebut, Babinsa menegaskan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Ia juga mengimbau panitia agar selalu berkoordinasi dengan aparat terkait apabila terdapat hal-hal yang memerlukan bantuan, khususnya dalam hal pengaturan keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya upacara.

Upacara Atma Wedana sendiri merupakan salah satu ritual penting dalam ajaran Hindu di Bali yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur agar mencapai alam yang lebih luhur. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, khidmat, serta tetap menjaga situasi wilayah Samplangan yang aman dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Dukung Kelancaran Upacara Sakral, Babinsa Samplangan Jalin Koordinasi dengan Panitia MGPSSR

 

 

Gianyar — Samplangan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka menjaga komunikasi dan memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan adat keagamaan, Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Komang Yudiartana bersama Bhabinkamtibmas Samplangan Aiptu Ida Bagus Made Suartana melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan panitia pelaksana upacara Atma Wedana dan Nila Pati pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Lingkungan Samplangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan komsos tersebut diterima oleh panitia, khususnya koordinator banten Nyoman Gede Atmika, yang menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak yang dijadwalkan pada 6 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan serta koordinasi terkait jumlah peserta dan kebutuhan pengamanan selama rangkaian upacara berlangsung.

Berdasarkan informasi panitia, upacara Atma Wedana dan Nila Pati akan diikuti oleh 56 puspa dari berbagai pesemetonan Pasek di wilayah Gianyar Selatan, di antaranya dari Banjar Kesian Lebih, Kelurahan Beng, Banjar Pasdalem Gianyar, Desa Tegal Tugu, serta Kelurahan Samplangan. Selain itu, sekitar 40 orang peserta juga akan melaksanakan upacara metatah (mepandes) dan mapetik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan adat yang sakral dan penuh makna spiritual.

Dalam komsos tersebut, Babinsa menegaskan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Ia juga mengimbau panitia agar selalu berkoordinasi dengan aparat terkait apabila terdapat hal-hal yang memerlukan bantuan, khususnya dalam hal pengaturan keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya upacara.

Upacara Atma Wedana sendiri merupakan salah satu ritual penting dalam ajaran Hindu di Bali yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur agar mencapai alam yang lebih luhur. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, khidmat, serta tetap menjaga situasi wilayah Samplangan yang aman dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Sinergi Aparat dan Pemerintah Desa, Musdes Batuan Bahas Program Pembangunan dan Penguatan BUMDes

Gianyar — Sukawati, Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung proses perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan transparan, Babinsa Desa Batuan Koramil 1616-05/Sukawati Sertu Suparman bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuan Aiptu Ketut Darmayasa menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Musyawarah desa merupakan forum penting bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, menyusun rencana kerja, serta mengevaluasi program-program yang telah berjalan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terciptanya proses musyawarah yang tertib, aman, dan kondusif, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, berbagai agenda dibahas secara terbuka, di antaranya penyampaian rencana program pembangunan desa, penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta peningkatan koordinasi antar lembaga desa dalam upaya mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Musdes juga menjadi sarana untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh unsur desa dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Batuan, Ketua BPD Batuan, Ketua BUMDes Batuan, Ketua KDMP Batuan, para Kepala Urusan kewilayahan se-Desa Batuan, Ketua LPM Desa Batuan, pendamping desa, serta Badan Pengawas BUMDes. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun desa secara terpadu dan berkelanjutan.

 

Babinsa dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen desa untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan partisipasi warga, serta mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan demi terciptanya desa yang maju, mandiri, dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Batuan Hadiri Musdes 2026, Dukung Perencanaan Pembangunan Desa yang Transparan dan Partisipatif

 

Gianyar — Sukawati, Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung proses perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan transparan, Babinsa Desa Batuan Koramil 1616-05/Sukawati Sertu Suparman bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuan Aiptu Ketut Darmayasa menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Musyawarah desa merupakan forum penting bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, menyusun rencana kerja, serta mengevaluasi program-program yang telah berjalan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terciptanya proses musyawarah yang tertib, aman, dan kondusif, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, berbagai agenda dibahas secara terbuka, di antaranya penyampaian rencana program pembangunan desa, penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta peningkatan koordinasi antar lembaga desa dalam upaya mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Musdes juga menjadi sarana untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh unsur desa dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Batuan, Ketua BPD Batuan, Ketua BUMDes Batuan, Ketua KDMP Batuan, para Kepala Urusan kewilayahan se-Desa Batuan, Ketua LPM Desa Batuan, pendamping desa, serta Badan Pengawas BUMDes. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun desa secara terpadu dan berkelanjutan.

 

Babinsa dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen desa untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan partisipasi warga, serta mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan demi terciptanya desa yang maju, mandiri, dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Turun Langsung Pastikan Kesiapan Upacara Pesemetonan Pasek di Samplangan

 


 

Gianyar — Samplangan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka menjaga komunikasi dan memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan adat keagamaan, Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Komang Yudiartana bersama Bhabinkamtibmas Samplangan Aiptu Ida Bagus Made Suartana melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan panitia pelaksana upacara Atma Wedana dan Nila Pati pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Lingkungan Samplangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan komsos tersebut diterima oleh panitia, khususnya koordinator banten Nyoman Gede Atmika, yang menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak yang dijadwalkan pada 6 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan serta koordinasi terkait jumlah peserta dan kebutuhan pengamanan selama rangkaian upacara berlangsung.

Berdasarkan informasi panitia, upacara Atma Wedana dan Nila Pati akan diikuti oleh 56 puspa dari berbagai pesemetonan Pasek di wilayah Gianyar Selatan, di antaranya dari Banjar Kesian Lebih, Kelurahan Beng, Banjar Pasdalem Gianyar, Desa Tegal Tugu, serta Kelurahan Samplangan. Selain itu, sekitar 40 orang peserta juga akan melaksanakan upacara metatah (mepandes) dan mapetik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan adat yang sakral dan penuh makna spiritual.

Dalam komsos tersebut, Babinsa menegaskan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Ia juga mengimbau panitia agar selalu berkoordinasi dengan aparat terkait apabila terdapat hal-hal yang memerlukan bantuan, khususnya dalam hal pengaturan keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya upacara.

Upacara Atma Wedana sendiri merupakan salah satu ritual penting dalam ajaran Hindu di Bali yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur agar mencapai alam yang lebih luhur. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, khidmat, serta tetap menjaga situasi wilayah Samplangan yang aman dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Jelang Atma Wedana dan Nila Pati, Babinsa Samplangan Intensifkan Komsos dengan Panitia Upacara

 X

 

Gianyar — Samplangan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka menjaga komunikasi dan memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan adat keagamaan, Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Komang Yudiartana bersama Bhabinkamtibmas Samplangan Aiptu Ida Bagus Made Suartana melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan panitia pelaksana upacara Atma Wedana dan Nila Pati pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Lingkungan Samplangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan komsos tersebut diterima oleh panitia, khususnya koordinator banten Nyoman Gede Atmika, yang menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak yang dijadwalkan pada 6 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan serta koordinasi terkait jumlah peserta dan kebutuhan pengamanan selama rangkaian upacara berlangsung.

Berdasarkan informasi panitia, upacara Atma Wedana dan Nila Pati akan diikuti oleh 56 puspa dari berbagai pesemetonan Pasek di wilayah Gianyar Selatan, di antaranya dari Banjar Kesian Lebih, Kelurahan Beng, Banjar Pasdalem Gianyar, Desa Tegal Tugu, serta Kelurahan Samplangan. Selain itu, sekitar 40 orang peserta juga akan melaksanakan upacara metatah (mepandes) dan mapetik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan adat yang sakral dan penuh makna spiritual.

Dalam komsos tersebut, Babinsa menegaskan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Ia juga mengimbau panitia agar selalu berkoordinasi dengan aparat terkait apabila terdapat hal-hal yang memerlukan bantuan, khususnya dalam hal pengaturan keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya upacara.

Upacara Atma Wedana sendiri merupakan salah satu ritual penting dalam ajaran Hindu di Bali yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur agar mencapai alam yang lebih luhur. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, khidmat, serta tetap menjaga situasi wilayah Samplangan yang aman dan kondusif.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Jelang Agenda Provinsi, Babinsa Sumita Aktif Dukung Pengecekan Lokasi Kegiatan Posyandu

 

Gianyar — Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung kesiapan pelaksanaan kegiatan tingkat provinsi, Babinsa Desa Sumita Koramil 1616-01/Gianyar Kopka I Made Juliarta melaksanakan pendampingan terhadap Sekretaris Desa Sumita I Nyoman Rai Gargita saat menerima kunjungan tim peninjau dari TP Posyandu Provinsi Bali di Kantor Desa Sumita, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

 

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sekretaris TP Posyandu Provinsi Bali Dr. Yulis bersama lima orang anggota tim, dengan tujuan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan lokasi dan sarana prasarana menjelang rencana kunjungan Ibu Gubernur Bali, Ny. Putri Koster, pada tanggal 7 April 2026. Agenda tersebut direncanakan sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan Posyandu tingkat provinsi di Desa Sumita.

 

Selama pelaksanaan peninjauan, Babinsa turut berperan aktif dalam mendampingi rombongan, sekaligus membantu koordinasi dengan perangkat desa guna memastikan seluruh aspek persiapan berjalan sesuai rencana. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung kelancaran kegiatan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, tim TP Posyandu Provinsi Bali juga memberikan sejumlah arahan dan masukan terkait teknis pelaksanaan kegiatan, penataan lokasi, serta kesiapan administrasi dan personel. Arahan tersebut diterima dengan baik oleh pihak desa sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan menjelang pelaksanaan kegiatan utama pada tanggal 7 April mendatang.

 

Babinsa menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan serta dukungan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan kunjungan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan melalui koordinasi yang baik antara pemerintah desa, tim provinsi, dan aparat kewilayahan, kegiatan pemberdayaan Posyandu di Desa Sumita dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Sinergi Babinsa dan Perangkat Desa, Peninjauan TP Posyandu Provinsi Berjalan Lancar di Sumita

 

Gianyar — Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung kesiapan pelaksanaan kegiatan tingkat provinsi, Babinsa Desa Sumita Koramil 1616-01/Gianyar Kopka I Made Juliarta melaksanakan pendampingan terhadap Sekretaris Desa Sumita I Nyoman Rai Gargita saat menerima kunjungan tim peninjau dari TP Posyandu Provinsi Bali di Kantor Desa Sumita, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

 

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sekretaris TP Posyandu Provinsi Bali Dr. Yulis bersama lima orang anggota tim, dengan tujuan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan lokasi dan sarana prasarana menjelang rencana kunjungan Ibu Gubernur Bali, Ny. Putri Koster, pada tanggal 7 April 2026. Agenda tersebut direncanakan sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan Posyandu tingkat provinsi di Desa Sumita.

 

Selama pelaksanaan peninjauan, Babinsa turut berperan aktif dalam mendampingi rombongan, sekaligus membantu koordinasi dengan perangkat desa guna memastikan seluruh aspek persiapan berjalan sesuai rencana. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung kelancaran kegiatan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, tim TP Posyandu Provinsi Bali juga memberikan sejumlah arahan dan masukan terkait teknis pelaksanaan kegiatan, penataan lokasi, serta kesiapan administrasi dan personel. Arahan tersebut diterima dengan baik oleh pihak desa sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan menjelang pelaksanaan kegiatan utama pada tanggal 7 April mendatang.

 

Babinsa menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan serta dukungan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan kunjungan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan melalui koordinasi yang baik antara pemerintah desa, tim provinsi, dan aparat kewilayahan, kegiatan pemberdayaan Posyandu di Desa Sumita dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Jaga Kualitas dan Ketepatan Waktu, Babinsa Pastikan Program Gizi Anak di Bakbakan Berjalan Optimal

 


 

Gianyar — Bakbakan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka memastikan program pemerintah berjalan dengan baik di wilayah binaan, Babinsa Desa Bakbakan Koramil 1616-01/Gianyar Sertu Wayan Suardika melaksanakan kegiatan pemantauan terhadap pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlangsung di Banjar Kabetan Kelod, Desa Bakbakan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan Babinsa terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah melalui program SPPG. Kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan, pengemasan hingga pendistribusian makanan, dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa turut meninjau secara langsung proses pengemasan makanan yang akan disalurkan kepada para siswa penerima manfaat. Ia juga memantau proses pengangkutan dan distribusi makanan menuju sekolah-sekolah di wilayah Desa Bakbakan guna memastikan ketepatan waktu dan kelayakan makanan yang dikirimkan tetap terjaga dengan baik.

Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga berkoordinasi dengan petugas pelaksana di lapangan untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memastikan tidak ada hambatan dalam pelaksanaan program. Langkah ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan untuk membantu kelancaran program-program pemerintah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Melalui kegiatan pemantauan seperti ini, diharapkan program SPPG di Desa Bakbakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak. Kehadiran Babinsa juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan memastikan seluruh kegiatan berlangsung transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Pastikan Kesiapan Desa, Babinsa Turut Kawal Persiapan Kunjungan Ny. Putri Koster ke Sumita

 

Gianyar — Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung kesiapan pelaksanaan kegiatan tingkat provinsi, Babinsa Desa Sumita Koramil 1616-01/Gianyar Kopka I Made Juliarta melaksanakan pendampingan terhadap Sekretaris Desa Sumita I Nyoman Rai Gargita saat menerima kunjungan tim peninjau dari TP Posyandu Provinsi Bali di Kantor Desa Sumita, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

 

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sekretaris TP Posyandu Provinsi Bali Dr. Yulis bersama lima orang anggota tim, dengan tujuan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan lokasi dan sarana prasarana menjelang rencana kunjungan Ibu Gubernur Bali, Ny. Putri Koster, pada tanggal 7 April 2026. Agenda tersebut direncanakan sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan Posyandu tingkat provinsi di Desa Sumita.

 

Selama pelaksanaan peninjauan, Babinsa turut berperan aktif dalam mendampingi rombongan, sekaligus membantu koordinasi dengan perangkat desa guna memastikan seluruh aspek persiapan berjalan sesuai rencana. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung kelancaran kegiatan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, tim TP Posyandu Provinsi Bali juga memberikan sejumlah arahan dan masukan terkait teknis pelaksanaan kegiatan, penataan lokasi, serta kesiapan administrasi dan personel. Arahan tersebut diterima dengan baik oleh pihak desa sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan menjelang pelaksanaan kegiatan utama pada tanggal 7 April mendatang.

 

Babinsa menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan serta dukungan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan kunjungan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan melalui koordinasi yang baik antara pemerintah desa, tim provinsi, dan aparat kewilayahan, kegiatan pemberdayaan Posyandu di Desa Sumita dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Pengawasan Ketat Babinsa, Program Pemenuhan Gizi di Desa Bakbakan Dipastikan Tepat Sasaran dan Aman

 

 

Gianyar — Bakbakan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka memastikan program pemerintah berjalan dengan baik di wilayah binaan, Babinsa Desa Bakbakan Koramil 1616-01/Gianyar Sertu Wayan Suardika melaksanakan kegiatan pemantauan terhadap pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlangsung di Banjar Kabetan Kelod, Desa Bakbakan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan Babinsa terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah melalui program SPPG. Kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan, pengemasan hingga pendistribusian makanan, dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa turut meninjau secara langsung proses pengemasan makanan yang akan disalurkan kepada para siswa penerima manfaat. Ia juga memantau proses pengangkutan dan distribusi makanan menuju sekolah-sekolah di wilayah Desa Bakbakan guna memastikan ketepatan waktu dan kelayakan makanan yang dikirimkan tetap terjaga dengan baik.

Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga berkoordinasi dengan petugas pelaksana di lapangan untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memastikan tidak ada hambatan dalam pelaksanaan program. Langkah ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan untuk membantu kelancaran program-program pemerintah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Melalui kegiatan pemantauan seperti ini, diharapkan program SPPG di Desa Bakbakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak. Kehadiran Babinsa juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan memastikan seluruh kegiatan berlangsung transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Sumita Dampingi Peninjauan TP Posyandu Provinsi Bali Jelang Kunjungan Ibu Gubernur

 

Gianyar — Rabu (1/4/2026)

Dalam rangka mendukung kesiapan pelaksanaan kegiatan tingkat provinsi, Babinsa Desa Sumita Koramil 1616-01/Gianyar Kopka I Made Juliarta melaksanakan pendampingan terhadap Sekretaris Desa Sumita I Nyoman Rai Gargita saat menerima kunjungan tim peninjau dari TP Posyandu Provinsi Bali di Kantor Desa Sumita, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

 

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sekretaris TP Posyandu Provinsi Bali Dr. Yulis bersama lima orang anggota tim, dengan tujuan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan lokasi dan sarana prasarana menjelang rencana kunjungan Ibu Gubernur Bali, Ny. Putri Koster, pada tanggal 7 April 2026. Agenda tersebut direncanakan sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan Posyandu tingkat provinsi di Desa Sumita.

 

Selama pelaksanaan peninjauan, Babinsa turut berperan aktif dalam mendampingi rombongan, sekaligus membantu koordinasi dengan perangkat desa guna memastikan seluruh aspek persiapan berjalan sesuai rencana. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung kelancaran kegiatan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, tim TP Posyandu Provinsi Bali juga memberikan sejumlah arahan dan masukan terkait teknis pelaksanaan kegiatan, penataan lokasi, serta kesiapan administrasi dan personel. Arahan tersebut diterima dengan baik oleh pihak desa sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan menjelang pelaksanaan kegiatan utama pada tanggal 7 April mendatang.

 

Babinsa menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan serta dukungan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan kunjungan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan melalui koordinasi yang baik antara pemerintah desa, tim provinsi, dan aparat kewilayahan, kegiatan pemberdayaan Posyandu di Desa Sumita dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Dukung Program Pemerintah, Babinsa Turun Langsung Awasi Penyaluran Gizi Anak Sekolah di Bakbakan

 

 

Gianyar — Bakbakan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka memastikan program pemerintah berjalan dengan baik di wilayah binaan, Babinsa Desa Bakbakan Koramil 1616-01/Gianyar Sertu Wayan Suardika melaksanakan kegiatan pemantauan terhadap pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlangsung di Banjar Kabetan Kelod, Desa Bakbakan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan Babinsa terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah melalui program SPPG. Kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan, pengemasan hingga pendistribusian makanan, dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa turut meninjau secara langsung proses pengemasan makanan yang akan disalurkan kepada para siswa penerima manfaat. Ia juga memantau proses pengangkutan dan distribusi makanan menuju sekolah-sekolah di wilayah Desa Bakbakan guna memastikan ketepatan waktu dan kelayakan makanan yang dikirimkan tetap terjaga dengan baik.

Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga berkoordinasi dengan petugas pelaksana di lapangan untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memastikan tidak ada hambatan dalam pelaksanaan program. Langkah ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan untuk membantu kelancaran program-program pemerintah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Melalui kegiatan pemantauan seperti ini, diharapkan program SPPG di Desa Bakbakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak. Kehadiran Babinsa juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan memastikan seluruh kegiatan berlangsung transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Bakbakan Pantau Program SPPG, Pastikan Distribusi Makanan Bergizi ke Sekolah Berjalan Lancar

 

 

Gianyar — Bakbakan, Rabu (1/4/2026) Dalam rangka memastikan program pemerintah berjalan dengan baik di wilayah binaan, Babinsa Desa Bakbakan Koramil 1616-01/Gianyar Sertu Wayan Suardika melaksanakan kegiatan pemantauan terhadap pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlangsung di Banjar Kabetan Kelod, Desa Bakbakan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan Babinsa terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah melalui program SPPG. Kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan, pengemasan hingga pendistribusian makanan, dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa turut meninjau secara langsung proses pengemasan makanan yang akan disalurkan kepada para siswa penerima manfaat. Ia juga memantau proses pengangkutan dan distribusi makanan menuju sekolah-sekolah di wilayah Desa Bakbakan guna memastikan ketepatan waktu dan kelayakan makanan yang dikirimkan tetap terjaga dengan baik.

Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga berkoordinasi dengan petugas pelaksana di lapangan untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memastikan tidak ada hambatan dalam pelaksanaan program. Langkah ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan untuk membantu kelancaran program-program pemerintah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Melalui kegiatan pemantauan seperti ini, diharapkan program SPPG di Desa Bakbakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak. Kehadiran Babinsa juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan memastikan seluruh kegiatan berlangsung transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Sinergi Aparat dan Adat, Perselisihan Keluarga di Medahan Diselesaikan Melalui Musyawarah

 

Gianyar — Blahbatuh, Rabu (1/4/2026) Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah serta membantu penyelesaian permasalahan warga secara kekeluargaan, Babinsa Desa Medahan Koramil 1616-04/Blahbatuh Serda N. Sukadana bersama Bhabinkamtibmas Desa Medahan Aiptu I. M. S. menghadiri kegiatan mediasi permasalahan keluarga yang berlangsung di Kantor Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

 Gianyar — Blahbatuh, Rabu (1/4/2026) Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah serta membantu penyelesaian permasalahan warga secara kekeluargaan, Babinsa Desa Medahan Koramil 1616-04/Blahbatuh Serda N. Sukadana bersama Bhabinkamtibmas Desa Medahan Aiptu I. M. S. menghadiri kegiatan mediasi permasalahan keluarga yang berlangsung di Kantor Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

 

Kegiatan mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Medahan I. W. B. dan dihadiri oleh unsur adat dan tokoh masyarakat, di antaranya Bendesa Adat Medahan, Bendesa Adat Cucukan, prajuru adat Banjar Medahan dan Banjar Cucukan, serta aparat kewilayahan. Mediasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas adanya laporan atau delik aduan dari pihak pelapor berinisial I. D. P. Y. (36), warga Banjar Cucukan, terkait dugaan permasalahan rumah tangga yang sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

 

Permasalahan tersebut bermula dari beredarnya unggahan di media sosial berupa tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan istri pelapor berinisial N. W. S. (32) dengan terlapor berinisial I. K. G. A. W. (32), warga Banjar Medahan. Unggahan tersebut disebarluaskan oleh pihak lain berinisial I. G. A. E. P., yang merupakan istri dari terlapor, melalui beberapa platform media sosial sehingga memicu berbagai spekulasi dan keresahan di lingkungan masyarakat.

 

Dalam arahannya, Kepala Desa Medahan menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan guna menjaga keharmonisan antarwarga serta menghindari konflik berkepanjangan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan imbauan agar setiap permasalahan keluarga dapat diselesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan musyawarah, serta tidak mudah menyebarkan informasi pribadi ke ruang publik yang dapat memperkeruh situasi.

 

Melalui proses mediasi yang berlangsung dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai. Pihak istri pelapor telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan forum mediasi, dan pelapor berinisial I. D. P. Y. menyatakan menerima permintaan maaf tersebut. Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan kedua keluarga dapat kembali harmonis serta situasi keamanan dan ketertiban di Desa Medahan tetap terjaga.

 

(Pendim 1616/Gianyar)


Mediasi di Kantor Desa Medahan Berjalan Kondusif, Babinsa Tekankan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial

 

Gianyar — Blahbatuh, Rabu (1/4/2026) Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah serta membantu penyelesaian permasalahan warga secara kekeluargaan, Babinsa Desa Medahan Koramil 1616-04/Blahbatuh Serda N. Sukadana bersama Bhabinkamtibmas Desa Medahan Aiptu I. M. S. menghadiri kegiatan mediasi permasalahan keluarga yang berlangsung di Kantor Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

 

Kegiatan mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Medahan I. W. B. dan dihadiri oleh unsur adat dan tokoh masyarakat, di antaranya Bendesa Adat Medahan, Bendesa Adat Cucukan, prajuru adat Banjar Medahan dan Banjar Cucukan, serta aparat kewilayahan. Mediasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas adanya laporan atau delik aduan dari pihak pelapor berinisial I. D. P. Y. (36), warga Banjar Cucukan, terkait dugaan permasalahan rumah tangga yang sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

 

Permasalahan tersebut bermula dari beredarnya unggahan di media sosial berupa tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan istri pelapor berinisial N. W. S. (32) dengan terlapor berinisial I. K. G. A. W. (32), warga Banjar Medahan. Unggahan tersebut disebarluaskan oleh pihak lain berinisial I. G. A. E. P., yang merupakan istri dari terlapor, melalui beberapa platform media sosial sehingga memicu berbagai spekulasi dan keresahan di lingkungan masyarakat.

 

Dalam arahannya, Kepala Desa Medahan menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan guna menjaga keharmonisan antarwarga serta menghindari konflik berkepanjangan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan imbauan agar setiap permasalahan keluarga dapat diselesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan musyawarah, serta tidak mudah menyebarkan informasi pribadi ke ruang publik yang dapat memperkeruh situasi.

 

Melalui proses mediasi yang berlangsung dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai. Pihak istri pelapor telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan forum mediasi, dan pelapor berinisial I. D. P. Y. menyatakan menerima permintaan maaf tersebut. Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan kedua keluarga dapat kembali harmonis serta situasi keamanan dan ketertiban di Desa Medahan tetap terjaga.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Sinergitas TNI, Pemda, dan Perguruan Tinggi Menguat di Pembukaan Program Bina Desa Tahun 2026

 

 

Gianyar — Rabu (1/4/2026)

Komando Distrik Militer (Kodim) 1616/Gianyar melalui Danramil 1616-01/Gianyar Kapten Inf Bambang Sutikno yang mewakili Dandim 1616/Gianyar menghadiri acara pembukaan Program Kampus Berdampak Bina Desa Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Jalan Ngurah Rai No. 8A, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan kalangan akademisi dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat diawali dengan penampilan tarian kebesaran dari Fakultas Hukum Universitas Udayana, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, serta laporan ketua panitia Program Kampus Berdampak Bina Desa Tahun 2026. Rangkaian kegiatan ini menandai dimulainya program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pembelajaran di luar kampus.

Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Fakultas Hukum Universitas Udayana Made Sukma Prijnadhini Devi Salain, S.H. menyampaikan bahwa program ini difokuskan pada pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat guna mengembangkan potensi desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan berdaya guna.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Udayana I Nyoman Bagiastra, S.H. menegaskan bahwa Program Kampus Berdampak Bina Desa akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan nyata di lapangan, seperti pelatihan masyarakat, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peningkatan ketahanan pangan, serta pengembangan infrastruktur desa. Program ini diharapkan mampu menggali potensi lokal sekaligus memperkuat nilai budaya dan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Bupati Gianyar yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pembangunan Ni Made Nirawati, S.H. menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan kalangan akademik guna mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat, penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa, serta sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya program. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Polres Gianyar, Kejaksaan Negeri Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, para dosen pendamping, mahasiswa Universitas Udayana, serta para kepala desa se-Kecamatan Gianyar.

Kehadiran Danramil 1616-01/Gianyar dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung program pembangunan berbasis pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor dalam memajukan desa-desa di wilayah Kabupaten Gianyar.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Cegah Konflik Meluas, Aparat dan Tokoh Adat Fasilitasi Penyelesaian Kasus Warga Secara Kekeluargaan

 

Gianyar — Blahbatuh, Rabu (1/4/2026) Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah serta membantu penyelesaian permasalahan warga secara kekeluargaan, Babinsa Desa Medahan Koramil 1616-04/Blahbatuh Serda N. Sukadana bersama Bhabinkamtibmas Desa Medahan Aiptu I. M. S. menghadiri kegiatan mediasi permasalahan keluarga yang berlangsung di Kantor Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

 

Kegiatan mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Medahan I. W. B. dan dihadiri oleh unsur adat dan tokoh masyarakat, di antaranya Bendesa Adat Medahan, Bendesa Adat Cucukan, prajuru adat Banjar Medahan dan Banjar Cucukan, serta aparat kewilayahan. Mediasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas adanya laporan atau delik aduan dari pihak pelapor berinisial I. D. P. Y. (36), warga Banjar Cucukan, terkait dugaan permasalahan rumah tangga yang sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

 

Permasalahan tersebut bermula dari beredarnya unggahan di media sosial berupa tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan istri pelapor berinisial N. W. S. (32) dengan terlapor berinisial I. K. G. A. W. (32), warga Banjar Medahan. Unggahan tersebut disebarluaskan oleh pihak lain berinisial I. G. A. E. P., yang merupakan istri dari terlapor, melalui beberapa platform media sosial sehingga memicu berbagai spekulasi dan keresahan di lingkungan masyarakat.

 

Dalam arahannya, Kepala Desa Medahan menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan guna menjaga keharmonisan antarwarga serta menghindari konflik berkepanjangan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan imbauan agar setiap permasalahan keluarga dapat diselesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan musyawarah, serta tidak mudah menyebarkan informasi pribadi ke ruang publik yang dapat memperkeruh situasi.

 

Melalui proses mediasi yang berlangsung dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai. Pihak istri pelapor telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan forum mediasi, dan pelapor berinisial I. D. P. Y. menyatakan menerima permintaan maaf tersebut. Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan kedua keluarga dapat kembali harmonis serta situasi keamanan dan ketertiban di Desa Medahan tetap terjaga.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Wakili Dandim, Danramil 1616-01/Gianyar Hadiri Launching Kampus Berdampak Bina Desa di Kantor Bupati Gianyar

 

 

Gianyar — Rabu (1/4/2026)

Komando Distrik Militer (Kodim) 1616/Gianyar melalui Danramil 1616-01/Gianyar Kapten Inf Bambang Sutikno yang mewakili Dandim 1616/Gianyar menghadiri acara pembukaan Program Kampus Berdampak Bina Desa Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Jalan Ngurah Rai No. 8A, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan kalangan akademisi dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat diawali dengan penampilan tarian kebesaran dari Fakultas Hukum Universitas Udayana, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, serta laporan ketua panitia Program Kampus Berdampak Bina Desa Tahun 2026. Rangkaian kegiatan ini menandai dimulainya program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pembelajaran di luar kampus.

Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Fakultas Hukum Universitas Udayana Made Sukma Prijnadhini Devi Salain, S.H. menyampaikan bahwa program ini difokuskan pada pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat guna mengembangkan potensi desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan berdaya guna.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Udayana I Nyoman Bagiastra, S.H. menegaskan bahwa Program Kampus Berdampak Bina Desa akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan nyata di lapangan, seperti pelatihan masyarakat, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peningkatan ketahanan pangan, serta pengembangan infrastruktur desa. Program ini diharapkan mampu menggali potensi lokal sekaligus memperkuat nilai budaya dan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Bupati Gianyar yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pembangunan Ni Made Nirawati, S.H. menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan kalangan akademik guna mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat, penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa, serta sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya program. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Polres Gianyar, Kejaksaan Negeri Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, para dosen pendamping, mahasiswa Universitas Udayana, serta para kepala desa se-Kecamatan Gianyar.

Kehadiran Danramil 1616-01/Gianyar dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung program pembangunan berbasis pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor dalam memajukan desa-desa di wilayah Kabupaten Gianyar.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dampingi Mediasi Warga di Medahan, Permasalahan Keluarga Berakhir Damai

 

Gianyar — Blahbatuh, Rabu (1/4/2026) Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah serta membantu penyelesaian permasalahan warga secara kekeluargaan, Babinsa Desa Medahan Koramil 1616-04/Blahbatuh Serda N. Sukadana bersama Bhabinkamtibmas Desa Medahan Aiptu I. M. S. menghadiri kegiatan mediasi permasalahan keluarga yang berlangsung di Kantor Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

 

Kegiatan mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Medahan I. W. B. dan dihadiri oleh unsur adat dan tokoh masyarakat, di antaranya Bendesa Adat Medahan, Bendesa Adat Cucukan, prajuru adat Banjar Medahan dan Banjar Cucukan, serta aparat kewilayahan. Mediasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas adanya laporan atau delik aduan dari pihak pelapor berinisial I. D. P. Y. (36), warga Banjar Cucukan, terkait dugaan permasalahan rumah tangga yang sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

 

Permasalahan tersebut bermula dari beredarnya unggahan di media sosial berupa tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan istri pelapor berinisial N. W. S. (32) dengan terlapor berinisial I. K. G. A. W. (32), warga Banjar Medahan. Unggahan tersebut disebarluaskan oleh pihak lain berinisial I. G. A. E. P., yang merupakan istri dari terlapor, melalui beberapa platform media sosial sehingga memicu berbagai spekulasi dan keresahan di lingkungan masyarakat.

 

Dalam arahannya, Kepala Desa Medahan menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan guna menjaga keharmonisan antarwarga serta menghindari konflik berkepanjangan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan imbauan agar setiap permasalahan keluarga dapat diselesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan musyawarah, serta tidak mudah menyebarkan informasi pribadi ke ruang publik yang dapat memperkeruh situasi.

 

Melalui proses mediasi yang berlangsung dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai. Pihak istri pelapor telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan forum mediasi, dan pelapor berinisial I. D. P. Y. menyatakan menerima permintaan maaf tersebut. Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan kedua keluarga dapat kembali harmonis serta situasi keamanan dan ketertiban di Desa Medahan tetap terjaga.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Kodim Gianyar Dukung Program Bina Desa Universitas Udayana, Dorong Pemberdayaan dan Kemajuan Desa

 

 

Gianyar — Rabu (1/4/2026)

Komando Distrik Militer (Kodim) 1616/Gianyar melalui Danramil 1616-01/Gianyar Kapten Inf Bambang Sutikno yang mewakili Dandim 1616/Gianyar menghadiri acara pembukaan Program Kampus Berdampak Bina Desa Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Jalan Ngurah Rai No. 8A, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan kalangan akademisi dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat diawali dengan penampilan tarian kebesaran dari Fakultas Hukum Universitas Udayana, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, serta laporan ketua panitia Program Kampus Berdampak Bina Desa Tahun 2026. Rangkaian kegiatan ini menandai dimulainya program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pembelajaran di luar kampus.

Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Fakultas Hukum Universitas Udayana Made Sukma Prijnadhini Devi Salain, S.H. menyampaikan bahwa program ini difokuskan pada pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat guna mengembangkan potensi desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan berdaya guna.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Udayana I Nyoman Bagiastra, S.H. menegaskan bahwa Program Kampus Berdampak Bina Desa akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan nyata di lapangan, seperti pelatihan masyarakat, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peningkatan ketahanan pangan, serta pengembangan infrastruktur desa. Program ini diharapkan mampu menggali potensi lokal sekaligus memperkuat nilai budaya dan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Bupati Gianyar yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pembangunan Ni Made Nirawati, S.H. menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan kalangan akademik guna mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat, penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa, serta sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya program. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Polres Gianyar, Kejaksaan Negeri Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, para dosen pendamping, mahasiswa Universitas Udayana, serta para kepala desa se-Kecamatan Gianyar.

Kehadiran Danramil 1616-01/Gianyar dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung program pembangunan berbasis pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor dalam memajukan desa-desa di wilayah Kabupaten Gianyar.

 

(Pendim 1616/Gianyar)